"Pendidikan Al-Qur'an dan Pembentukan Karakter"
Berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan Al-Qur'an serta membentuk karakter siswa dengan nilai-nilai yang kuat dan bermanfaat.
Click Here
"Pengembangan Kemampuan Intelektual"
Berkomitmen untuk meningkatkan kemampuan intelektual siswa melalui berbagai metode dan kegiatan yang mendukung pembelajaran yang mendalam dan berkelanjutan.
Click Here
"Keterampilan dan Kolaborasi Global"
Mengembangkan keterampilan kritis, komunikatif, kreatif, dan inovatif pada siswa, serta mendorong kolaborasi dalam lingkungan multikultural yang inklusif untuk mempersiapkan mereka menghadapi tantangan global dengan iman dan pengetahuan yang kokoh.
Click Here

news

Sejarah Hari Anak Nasional: Mengapa Diperingati Setiap 23 Juli?

Hari Anak Nasional (HAN) merupakan momentum penting untuk mengingatkan semua pihak tentang hak-hak anak dan pentingnya peran anak sebagai generasi penerus bangsa. Di Indonesia, HAN diperingati setiap tanggal 23 Juli. Namun, tahukah kamu bagaimana sejarah penetapan tanggal ini dan apa makna penting di baliknya?

Asal-Usul Hari Anak Nasional

  • Gagasan dari Kongres Wanita Indonesia (Kowani)

Sejarah Hari Anak Nasional berakar dari Kongres Wanita Indonesia (Kowani) yang pertama kali digelar pada tahun 1951. Dalam kongres tersebut, muncul kesadaran akan pentingnya perlindungan anak dan peran strategis perempuan dalam pembinaan anak. Kowani memprakarsai peringatan “Hari Kanak-Kanak” dengan tujuan untuk meningkatkan perhatian terhadap kesejahteraan anak-anak. Saat itu, tanggal peringatannya belum tetap dan sering berubah-ubah.

  • Peringatan Hari Kanak-Kanak (Sebelum Era Orde Baru

Pada era awal kemerdekaan hingga awal 1980-an, Hari Anak di Indonesia dikenal sebagai Hari Kanak-Kanak, dan biasanya diperingati bersamaan dengan Hari Ibu (22 Desember), atau dalam rangkaian peringatan Hari Pendidikan Nasional (2 Mei).

Namun, karena kurang konsisten dan tidak spesifik dalam menyoroti hak-hak anak, muncul dorongan untuk menjadikan Hari Anak sebagai peringatan tersendiri yang bersifat nasional dan lebih terfokus.

Penetapan Resmi Tanggal 23 Juli

  • Keputusan Presiden No. 44 Tahun 1984

Hari Anak Nasional akhirnya ditetapkan secara resmi melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 1984, yang menyatakan bahwa Hari Anak Nasional diperingati setiap tanggal 23 Juli.

  • Mengapa tanggal 23 Juli?
    Tanggal ini dipilih karena bertepatan dengan hari disahkannya Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1979 tentang Kesejahteraan Anak. Undang-undang ini merupakan tonggak penting dalam perlindungan hukum terhadap anak di Indonesia.

Dengan dasar ini, Hari Anak Nasional tidak hanya menjadi perayaan simbolis, tetapi juga mendorong implementasi kebijakan yang konkret untuk kesejahteraan anak.

Tujuan Peringatan Hari Anak Nasional

Hari Anak Nasional bukan sekadar acara seremonial. Tujuannya mencakup:

  • Meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya peran dan tanggung jawab terhadap anak-anak.
  • Mengajak keluarga, masyarakat, dan pemerintah untuk menjamin hak-hak anak, seperti hak untuk hidup, tumbuh dan berkembang, mendapatkan pendidikan, perlindungan, serta partisipasi dalam pembangunan.
  • Menguatkan komitmen nasional terhadap Konvensi Hak Anak (Convention on the Rights of the Child) yang telah diratifikasi oleh Indonesia melalui Keputusan Presiden No. 36 Tahun 1990.
Facebook
X
LinkedIn
Pinterest
Facebook
WhatsApp
Telegram
Print
Artikel

Serunya Belajar sambil bermain di Elite Park

Sebagai bagian dari kegiatan pembelajaran luar kelas (outing class), TK Islam Widya Cendekia mengadakan kunjungan edukatif ke Elite Park pada hari Kamis 30 Oktober 2025. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa TK B, serta didampingi oleh para guru.
Tujuan dari kegiatan ini adalah…

Read More »

yuk terbitkan artikelmu di website dan mading kami

ICT (Information Creativity and Technology) SIT WIDYA CENDEKIA © Copyright 2020. Last Updated 2024. All Rights Reserved.